jamur
Jamur merupakan salah satu jenis sayuran yang mudah untuk dibudidayakan. Dengan kondisi dan iklim di Indonesia, budidaya jamur sangat mudah untuk dilaksanakan. Dengan alasan inilah, budidaya jamur semakin banyak dan merebak layaknya jamur itu sendiri.

Jamur itu sendiri merupakan salah satu komoditi yang banyak dicari pada saat sekarang ini. Cara untuk berbudidaya jamur ini sangatlah mudah untuk dipelajari. Alasan kenapa budidaya jamur masih menjadi primadona saat ini adalah :

  1. Bisa dilakukan oleh siapapun.
  2. Tidak memerlukan tempat yang luas (sangat cocok untuk daerah yang suhu atau beriklim tropis sepeeti indonesia)
  3. Bibit dan bahan baku sangat mudah untuk ditemukan.
  4. Perawatan mudah dan simple.
  5. Hasil yang banyak dicari oleh konsumen.
  6. Pangsa pasar yang cukup luas
  7. Nilai ekonomis yang tinggi
  8. Modal tidak terlalu besar
  9. Resiko kerugian rendah

Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme.Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya (wikipedia.com)

Karena banyaknya jenis dan varian jamur yang ada dimuka bumi, dibutuhkan kejelian untuk melihat atau mengidentifikasi varian jamur mana yang layak untuk dikonsumsi dan yang tidak layak untuk dikonsumsi. Berikut saya berikan beberapa ciri jamur yang layak atau tidak layak untuk dikonsumsi sebagai berikut :

  • Perubahan warna.

Cek warna jamur ketika dipotong setelah 15 – 20 menit, apabila terjadi perubahan warna maka kemungkinan terdapat senyawa beracun sehingga jamur jenis ini boleh dikatakan tidak layaka untuk dikonsumsi.

  • Bereaksi dengan Perak.

Apabila dilukai dengan benda perak, maka akan terjadi perubahan warna yang lebih gelap. Kemungkinan terdapat unsur senyawa racun golongan cyanida atau sulfida. Maka jamur ini bisa dikategorikan sebagai jamur yang tidak layak untuk dikunsumsi.

  • Terdapat bau khas (bau tidak sedap)

Coba dicium dan dihirup, apabila terdapat bau yang tidak menyenangkan, maka bisa dikategorikan sebagai jamur yang tidak layak untuk dikunsumsi.

  • Habitat atau tempat pertumbuham cendrung kumuh.

Di alam bebas secara awan kita sudah bisa memmebedakan mana jamur yang baik atau layak untuk dikonsumsi mana yang tidak. Diliahat dari habitat atau tempat tumbuhnya jamur yang beracun cendurung tumbuh ditempat yang kotor seprti tumbuh di sisa bekas kotor hewam dan ternak. Dan jamur beracun tidak akan di hinggapi apalai di makan oleh hewan2 kecil seperti semut.

Namun seiring berjalan nya dan perkembangn sumber daya manusia, sekarang sudah beeragam jenis jamur yang tumbuh di alam liar yang di adopsi dan dibudidayakan. Berikut contoh jamur yang layak konsumsi diantaranya :

  1. Jamur Tiram
  2. Jamur Kuping
  3. Jamur Kancing
  4. Jamur Payung
  5. Jamur Merang
  6. Jamur lingzhi
  7. Jamur Sitake

Semoga Ulasan ini bermanfaat.

News Reporter
Pemuda Yang Sukses Berwirausaha Secara Mandiri

Jangan Lupa Like & Share

Copyright 2019 @manusiaistimewa.com
%d blogger menyukai ini: