Hari tadi merupakan racikan hari-hari sebelumnya setelah selama satu minggu ini kami Pendamping PKH bersama Bank yang ditunjuk melayani pembukaan rekening sekaligus penyaluran bantuan  Program Keluarga Harapan (PKH) bagi seribu enam ratusan keluarga  Penerima Manfaat (KPM) di kota ini “Kota Payakumbuh

Terlihat wajah seorang ibu lanjut usia masih bingung ketika Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mengatakan ‘ Buk, Alhamdulillah bantuan PKH ibuk alah kalua, pitinyo ado di dalam buku atau kartu merah putiah ko kami berharap piti nyo di pagunoan pada semestinyo artinya Buk alhamdulillah bantuan PKH ibuk sudah keluar, yang uangnya berada didalam buku tabungan atau uang bantuan yang Ibuk terima berada di “dalam” kartu ini. 

Beliau mengamati dengan seksama kartu dan buku tabungan yang diterima tanpa berkedip sedikitpun “Saya tidak melihat uang di buku ini” ujarnya lirih.

Memang selama ini kami memberikan bantuan Program Keluarga Harapan secara tunai. Masyarakat dijadwalkan datang, registrasi, antri menunggu dan menerima uang.

Dapat dirasakan, bagaimana energi, waktu, keamanan dan biaya ekstra yang harus disiapkan, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan. Tidak efektif.

Memang benar, Pada pertengahan tahun 2016 yang lalu perubahan layanan tuni menjadi non tunai sudah menjadi pilihan dan kebijakan KEMENSOS. Tentunya menyebabkan perubahan skema penyaluran bantuan bagi penerima manfaat. 

Oleh sebab itu penting bagi Pendamping untuk mengedukasi masyarakat tentang perubahan ini, karena masih ada masyarakat yang seumur hidupnya baru saat ini memiliki buku tabungan, apalagi menggunakan kartu “PKH” yang juga dapat berfungsi untuk menarik uang.

Dengan segala dinamika dalam mensosialisasikan perubahan ini, tujuan utamanya pasti untuk memudahkan masyarakat, meringankan beban mereka. Kapanpun, dimanapun mereka bisa mengambil bantuan ini sesuai kebutuhan. 

Sore harinya seiring dengan lambaian sang mentari kami menemani si ibu tadi dan dipandu para Pendamping PKH serta petugas Bansoa, dengan raut wajah tersenyum keluar dari sebuah bilik ATM. 

Semoga ini menjadi kado ibadah bagi kami Pendamping dan kado untuak menimbuhkan tekat, semangat untuk meraih keluarga sejahtera yang sesungguhnya.

By : Ance. A

Payakumbuh, April 2018

News Reporter
Pemuda Yang Sukses Berwirausaha Secara Mandiri

Jangan Lupa Like & Share

Copyright 2019 @manusiaistimewa.com
%d blogger menyukai ini: