image

Assalamualaikum Wr wB.
Salam sukses untuk seluruh Petani jamur seindonesia. Apakah anda seorang Petani jamur?

Sudah berapa lama anda mulai produksi atau menjalani usaha ini?

Dan berapa kapasitas hasil panen anda setiap hari?

Selanjutnya pernahkan hasil panen anda membludak namun saat itu pasar sepi?

Mungkin pertanyaan diatas sesuai dengan yang akan saya share sekarang.

Sebagai produsen jamur tiram, pasar adalah jembatan agar produknya sampai ketangan konsumen. Jika peluang pasar tidak ada, percuma dan sia-sia produk diluncurkan. Hal ini berlaku kepada semua jenis usaha. Pada postingan sebelumnya tentang

potensi-dan-prospek-jamur-tiram dan setelah anda mempelajari peluang pasar dari postingan sebelumnya, anda juga harus mempersiapkan diri untuk menghadapi moment dimana peluang pasar melemah.

Saat ini pelaku usaha atau produsen jamur di seluruh indonesia sudah sangat banyak. Di daerah saya contohnya sudah sekitar ratusan petani jamur yang tersebar, baik mereka yang menjadi mitra sesama petani dengan cara cara-mudah-memulai-bisnis-jamur-tiram-dengan-membeli-baglog atau mereka produksi sendiri. Bagi saya semakin banyak produsen atau petani jamur tiram, pangsa pasar akan semakin lias juga serta jamur akan semakin dikenal oleh masyarakat banyak. Namun tingkat persaingan pasar juga semakin ketat, kalau saya sih tidak masalah justru semakin banyak petani jamur, semakin banyak juga teman yang didapat. Masalah Rezeky mahh. Sudah ada yang ngatur 😆😀.

“Antara ada dan tiada” dia ada tapi tiada. Dibilang tidak ada tapi ada.wkwkwk. mungkin istilah ini bisa disandingkan dengan peluang pasar jamur yang masih ambigu. Memang betul pasar jamur belum seluas lasar cabe dan bawang. Hanya saja kita butuh strategi pemasaran. Tohh sampai saat ini usaha jamur smakin fenomenal. Yaaa yang namanya barang dagang apalagi sayur yoo nggak musti selalu laris toh. Coba tanya juga ke petani cabe,lobak dan sebagainya?. Begitu pula dengan pasar jamur, ada fase dimana jamur sukar untuk dijual alias tidak di akibatkan beberapa faktor.

Berikut Ulasan Tentang Kapan Harga dan Pemasaran Jamur Tiram Anjlok serta Bagaimana cara mengatasinya:

Petani Musiman
Salah satu alasan kenapa harga jamur menjadi goyah adalah adanya istilah Petani musiman. Yang mana hampir semua petani jamur diseluruh wilayah serentak berlomba-lomba produksi dalam waktu bersamaan. Sehingga kapasitas produksi melampauhi kapasitas kebutuhan pasar.

Persaingan Tidak Sehat
Didunia perdagan atau dunia bisnis yang namanya persaingan pasar tidak akan bisa terhapuskan. Baik itu persaingan sehat bahkan persaingan tidak sehat sekalipun. Jamur tiram adalah sayuran muda yang tidak tahan lama. Harus ceoat terjual atau pun diolah. Makanya untuk menghindari kerugian besar masih ada oknum petani yang menjual jamur jauh diharga standar dengan alasan biar rugi dikit asal jamur laku. Konsep seprti inilah yang akan merusak harga karena ulah kita sendiri.
Alhamdullah dari seratus petani jamur mungkin hanya 1 atau 2 orang yang demikian. Nggak apa2 ini juga tanntangan buat kita semua.

Moment Yang Tidak Tepat
Dimana ada saat atau moment yang menyebabkan permintaan jamur turun secara drastis. Yang mmebuat kita mewekkk. Saat jamur juga lagi subur subur nya.
Seperti saat leberan Idul Fitri, Idul Adha, san saat musim hujan berkepanjangan.

CARA MENGANTISiPASI Peluang BISNIS:

1. Jangan Ikut -ikutqn menjadi petani musiman jika belum menguasai pasar sepenuhnya. Kecuali anda suduh memilki pasar yang tetap yang menuntut anda untuk meningkatkan produksi …hajarrr saja kapapun anda mau produksi. Oh iya. Kalau di bulan puasa mah. Primadonanya para petani. 😀

2. Bersifat Elegan dalam dalam berbisnis, dengan cara menjaga kestabilan harga dan menghindari persaingin tidak sehat.

3. Jalin kerjasama dengan sesam petani jamur. Tingkatkan silaturrahmi .

4. Perlebar strategi bisnis, promosi. Dengan cara promosi online ataupun offline. Tingkatkan layanan terhadap pelanggan dan komit dalam kerja sama.

5. Lakukan inovasi inovasi terhadap produk anda. Seperti pengolahan jamur krispy,nuget jamur dan berbentuk olahan lainnya. Menjaga kualitas jamur juga penting.

6. Bagi anda yang masih meraba-raba pangsa pasar dan belum melakukan inovasi ke pengolahan, lakukan siklus produkai yang teratur agar dapat meminimalisir kerugian.
Seperti: hindari masa panen raya hari raya.

Semiga bermanfaat
Wassalam.

Untuk mengkuti teknology kreatif tentang jamur.
SUBSCRIBE & LIKE yt saya>>>

News Reporter
Pemuda Yang Sukses Berwirausaha Secara Mandiri
Copyright 2019 @manusiaistimewa.com
%d blogger menyukai ini: